Kamis, 24 April 2014

Andai Saja Mereka Tidak Menulis

Tulisan ini saya tulis karena rasa keprihatinan saya terhadap dunia tulis menulis santri yang sudah mandeg, walaupun menurut sebagaian orang mulai bergeliat kembali.
Menulis untuk santri bukan lagi sebuah pilihan, namun sebuah kewajiban. Kita tidak boleh lagi menunggu kesadaran para santri untuk memulai menulis, kita harus memaksa mereka dengan cara kita terapkan dalam kurikulim-kurikulum dayah.

Kamis, 26 Desember 2013

Tamak Dunia

Orang ketika dituduh terlalu mengejar dunia pasti ia kan mengelak dan tidak mengakuinya, karena segenap kaum muslimin mengetahui bahwa terlalu tamak kepada dunia itu hal yang tercela.
Lantas bagaimana kita mengetahui orang tersebut terlalu tamak dunia? Kita lihat pada sikapnya.
Sikap yang bagaimana? Sikap yang mengentengkan akhirat mengutamakan dunia, misalnya begini seperti di desa saya, petani-petani yang pergi kesawah terutama di waktu sore. Mereka pergi ke sawah kebiasaannya seusai shalat zuhur, waktu pulangnya terkadang waktu azan magrib. Shalat asarnya? Yach ditinggalkan.
Jadi tamak terhadap dunia tidak selalu identik dengan orang kaya yang rumahnya menjulang, juga orang miskin yang meninggalkan shalat hanya karena pekerjaannya juga disebut orang yang tamak dunia.
Terlalu tamak terhadap dunia merupakan akibat dari kecintaannya terhadap dunia, ia melupakan bahwa dunia ini adalah sementara dan tempat yang abadi hanya khirat, dunia ini Cuma tempat mencari bekal untuk akhirat.
Diriwayatkan Rasulullah saw dan para sahabat melewati bangkai kambing. Beliau berkata, “Tidakkah kalian melihat kambing ini hina bagi pemiliknya?” Para sahabat menjawab, “Benar.” Rasulullah bersabda, “Demi zat yang menguasai diriku, sesungguhnya dunia itu lebih hina bagi Allah daripada kambing ini bagi pemiliknya. Seandainya dunia ini di sisi Allah dengan seekor nyamuk, niscaya Allah tidak akan memberikan minuman kepada orang kafir dari dunia seteguk air pun.”

Teupin Punti, 26 Desember 2013

Selasa, 09 April 2013

Cerpen

Minggu ini terasa berbeda bagi mak minah, pasalnya anaknya yang pergi merantau entah ke negeri mana pulang. Beberapa hari belakangan ini mak minah disibukkan dengan membersihkan rumah, mulai dari pekarangan rumah hingga belakang rumah untuk menyambut anaknya pulang.
“Mak aku sudah sampai” suara itu mengejutkan mak minah yang sedang mengayam tikar, anaknya masuk ke rumah tanpa memberi salam. “oh..kau, kapan sampai juga, ibu sudah sangat merindukanmu”.

Sabtu, 06 April 2013

Tulislah apa yang Anda sukai

Banyak hal yang dapat kita tulis misalnya kita melakukan perjalanan ke suatu tempat, kita bisa menuangkannya dalam sebuah tulisan. Bila menceritakan dengan lisan tentang perjalanan kepada orang lain sangat bisa, kenapa dengan tulisan tidak bisa? Pasti karena belum terbiasa, coba kalau sudah terbiasa.
Contoh lain bila Anda adalah pecinta fotografi, Anda tentunya bisa menuangkannya dalam tulisan berupa tips-tipsnya dan lain-lainnya.
Bila Andai seorang santri, ini tentu hal yang mutlak Anda harus bisa menuangkan semua ilmu yang ada dalam otak Anda dalam tulisan, santri sekarang harus mendobrak image yang jago pidato nihil tulisan, bercontohlah pada ulama-ulama dulu yang mengarang kitab berjilid-jilid, sebab apa kita tidak meneruskan perjuangan mereka.

Kamis, 04 April 2013

Ketika dengki menyeruak dalam dada

Walaupun menjadi pendengki itu enak, tidak sedikit orang yang menikmatinya. Orang pendengki sangat susah orang lain mendapatkan kesenangan, dia berusaha mencari alasan yang bahwa kesenangan tersebut tidak layak padanya.
Pendengki ada di berbagai lini kehidupan, di sekolah, kantor, masyarakat luas. Di kantor misalnya, pendengki sangat susah ketika orang lain mendapatkan promosi jabatan. Dia terus menghembuskan provokasi-provokasi dengan berbagai dalil bahwa orang tersebut belum layak mendapatkan jabatan setinggi itu, alasan pun dibuat-buat, karena orang baru, masak sudah mendapat jabatan strategi.
Intinya pendengki tidak pernah merasa senang, dan kita sebagai orang yang menjadi sasarannya tidak perlu menyusahkan diri.
Selayaknya kita memperhatikan sabda Rasulullah Saw yang mengatakan bahwa dengki itu dapat menghapus kebaikan sebagaimana api membakar kayu. Apakah kita ingin amal habis sedikit demi sedikit hanya karena mendengki kepada orang lain?.
Marilah kita bertobat dari sifat dengki yang mengakar dalam diri kita sebelum amal kita habis dilahab olehnya.

Senin, 18 Maret 2013

Hikmah di balik penyebutan nama Maryam dalam Alquran

Dalam Alquran Allah tidak pernah menyebutkan nama perempuan kecuali Maryam. Di balik penyebutan nama Maryam ada hikmah yang tersembunyi. Hikmahnya yaitu untuk menolak dakwaan orang kafir yang mengatakan Maryam itu istri Allah.
Karena kebiasaannya orang-orang yang besar enggan untuk menyebut nama istrinya di hadapan banyak manusia.
Seolah-olah Allah berkata "Seandainya Maryam adalah istriku, sungguh aku tidak menyebutkan namanya secara jelas.

Hikmah di balik penyebutan nama Maryam dalam Alquran

Dalam Alquran Allah tidak pernah menyebutkan nama perempuan kecuali Maryam. Di balik penyebutan nama Maryam ada hikmah yang tersembunyi. Hikmahnya yaitu untuk menolak dakwaan orang kafir yang mengatakan Maryam itu istri Allah.
Karena kebiasaannya orang-orang yang besar enggan untuk menyebut nama istrinya di hadapan banyak manusia.
Seolah-olah Allah berkata "Seandainya Maryam adalah istriku, sungguh aku tidak menyebutkan namanya secara jelas.